Linux Fun
Use Case
Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem dan “bagaimana”. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng-create sebuah daftar belanja, dan sebagainya. Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu.
Use case diagram dapat sangat membantu bila kita sedang menyusun requirement sebuah sistem, mengkomunikasikan rancangan dengan klien, dan merancang test case untuk semua feature yang ada pada system.
Sebuah use case dapat meng-include fungsionalitas use case lain sebagai bagian dari proses dalam dirinya. Secara umum diasumsikan bahwa use case yang di-include akan dipanggil setiap kali use case yang meng-include dieksekusi secara normal. Sebuah use case dapat di-include oleh lebih dari satu use case lain sehingga duplikasi fungsionalitas dapat dihindari dengan cara menarik keluar fungsionalitas yang common. Readmore…
UML
UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa yang berdasarkan grafik atau gambar untuk memvisualisasi, menspesifikasikan, membangun dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan software berbasis OO (Object Oriented).
UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas – kelas dalam bahasa program yang spesifik, skema database dan komponen – komponen yang diperlukan dalam software.
Pendekatan analisa dan rancangan dengan menggunakan model OO mulai diperkenalkan sekitar pertengahan tahun 1970 hingga akhir 1980 dikarenakan pada saat itu aplikasi software sudah meningkat dan mulai komplek. Jumlah yang menggunakan metode OO mulai diuji cobakan dan diaplikasikan antara tahun 1989 – 1994, seperti halnya oleh grady Booch dari Rational Sotfware Co., serta James Rumbaugh dari General Electric, dikenal dengan OMT (Object Modelling Technique).
Kelemahan saat itu disadari oleh Booch maupun Rumbaugh adalah tidak adanya standar penggunaan model yang berbasis OO, katika mereka bertemu ditemani rekan lainnya Ivar Jacobson dari Objectory mulai mendiskusikan untuk mengadopsi masing-masing pendekatan metode OO untuk membuat suatu model bahasa yang uniform atau seragam yang disebut UML (Unified Modeling language) dan dapat digunakan oleh seluruh dunia. Readmore…
XML
XML kependekan dari eXtensible Markup Language, dikembangkan mulai tahun 1996 dan mendapatkan pengakuan dari W3C pada bulan Februari 1998. Teknologi yang digunakan pada XML sebenarnya bukan teknologi baru, tapi merupakan turunan dari SGML yang telah dikembangkan pada awal 80 an dan telah banyak digunakan pada dokumentasi teknis proyek-proyek berskala besar. Ketika HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi bagian paling penting pada SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML menghasilkan markup language yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.
Elemen XML
Seperti halnya HTML, XML juga menggunakan elemen yang ditandai dengan tag pembuka (diawali dengan ‘<’ dan diakhiri dengan ‘>’), tag penutup(diawali dengan ‘</ ‘diakhiri ‘>’) dan atribut elemen(parameter yang dinyatakan dalam tag pembuka misal <form name=”isidata”>). Hanya bedanya, HTML medefinisikan dari awal tag dan atribut yang dipakai didalamnya, sedangkan pada XML kita bisa menggunakan tag dan atribut sesuai kehendak kita. Readmore…
PHP
PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa intrepeter seperti Perl atau Python, bukan bahasa compiler seperti C atau Java. Oleh karena itu PHP sangat sesuai untuk web programming karena ekskusi relatif cepat, struktur bahasa yang mudah dipahami, serta debugging yang lebih cepat. Kemampuan tersebut sangat berguna khususnya untuk web programming yang memerlukan solusi cepat, mudah dibuat serta mudah untuk dikembangkan. PHP juga menyediakan ratusan built–in function yang siap digunakan dengan berbagai macam fungsi seperti fungsi pengolahan array, koneksi database, pengolahan string, file system, session dan sebagainya. Hal ini semakin memudahkan programmer untuk membuat sebuah aplikasi web yang cepat. Sejarah PHP, awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (situs personal) dan PHP itu sendiri pertama kali di buat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 dan pada saat itu PHP masih bernama FI (Form Interpreter) yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. Dan selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP.
Konsep PHP
Konsep atau cara kerja PHP hampir sama dengan konsep kerja HTML yaitu berawal dari client yang memanggil berdasarkan URL (Uniform Resource Locator) melalui browser, kemudian browser mendapat alamat dari web server, yang nantinya akan memberikan segala informasi yang dibutuhkan web browser. Web browser yang sudah mendapat informasi segera melakukan proses penterjemahan kode HTML dan menampilkannya ke layar pemakai. Perbedaan PHP dengan HTML yaitu pada PHP diperlukan penterjemahan khusus untuk kode-kode PHP yang nantinya akan diterjemahkan oleh mesin PHP ke kode HTML terlebih dahulu sebelum diterjemahkan browser untuk ditampilkan di layar pengguna.
GPS (Global Positioning System) merupakan sistem navigasi satelit yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US DoD = United States Department of Defense). GPS memungkinkan kita mengetahui posisi geografis kita (lintang, bujur, dan ketinggian di atas permukaan laut). Jadi dimanapun kita berada di muka bumi ini, kita dapat mengetahui posisi kita dengan tepat.
GPS terdiri dari 3 segmen, yaitu segmen angkasa, kontrol/pengendali, dan pengguna. Adapun penjelasan dari 3 segmen tersebut yaitu :
Segmen Angkasa
Segmen angkasa terdiri dari 24 satelit yang beroperasi dalam 6 orbit pada ketinggian 20.200 km dan inklinasi 55 derajat dengan periode 12 jam (satelit akan kembali ke titik yang sama dalam 12 jam). Satelit tersebut memutari orbitnya sehingga minimal ada 6 satelit yang dapat dipantau pada titik manapun di bumi ini. Satelit tersebut mengirimkan posisi dan waktu kepada pengguna seluruh dunia.
Segmen Kontrol/Pengendali
Terdapat pusat pengendali utama yang terdapat di Colorodo Springs, dan 5 stasiun pemantau lainnya dan 3 antena yang tersebar di bumi ini. Stasiun pemantau memantau semua satelit GOS dan mengumpulkan informasinya. Stasiun pemantau kemudian mengirimkan informasi tersebut kepada pusat pengendali utama yang kemudian melakukan perhitungan dan pengecekan orbit satelit. Informasi tersebut kemudian dikoreksi dan dilakukan pemuktahiran dan dikirim ke satelit GPS. Readmore…
JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman fungsional yang berjalan pada klien dan diimplementasikan sebagai bagian dari sebuah web browser dalam rangka menyediakan antar muka halaman web yang interaktif dan dinamis (Wikipedia, n.d.). Bahasa ini adalah bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML dengan mengijinkan pengeksekusian perintah perintah di sisi user, yang artinya di sisi browser bukan di sisi server web.
JavaScript bergantung kepada browser (navigator) yang memanggil halaman web yang berisi skrip skrip dari JavaScript dan tentu saja terselip di dalam dokumen HTML. JavaScript juga tidak memerlukan kompilator atau penterjemah khusus untuk menjalankannya (pada kenyataannya kompilator JavaScript sendiri sudah termasuk di dalam browser tersebut). Lain halnya dengan bahasa “Java” yang memerlukan kompilator khusus untuk menterjemahkannya di sisi user atau klien.
Contoh JavaScript
Contoh dari skrip yang menunjukkan bahwa skrip tersebut adalah skrip dari JavaScript adalah sebagai berikut :
<SCRIPT language=”Javascript”>
letakkan script anda disini </SCRIPT>
Sejarah JavaScript
JavaScript diperkenalkan pertama kali oleh Netscape pada tahun 1995. Pada awalnya bahasa ini dinamakan “LiveScript” yang berfungsi sebagai bahasa sederhana untuk browser Netscape Navigator 2. Pada masa itu bahasa ini banyak di kritik karena kurang aman, pengembangannya yang terkesan buru buru dan tidak ada pesan kesalahan yang di tampilkan setiap kali kita membuat kesalahan pada saat menyusun suatu program. Kemudian sejalan dengan sedang giatnya kerjasama antara Netscape dan Sun (pengembang bahasa pemrograman “Java” ) pada masa itu, maka Netscape memberikan nama “JavaScript” kepada bahasa tersebut pada tanggal 4 desember 1995. Pada saat yang bersamaan Microsoft sendiri mencoba untuk mengadaptasikan teknologi ini yang mereka sebut sebagai “Jscript” di browser Internet Explorer 3.
Google Maps
Google Maps API family adalah sekumpulan aturan dan spesifikasi yang disediakan oleh Google Inc. yang bertujuan sebagai sarana komunikasi bagi aplikasi lain untuk menggunakan fasilitas – fasilitas dari Google Maps (Google, n.d.). Dengan adanya Google Maps API family ini, seorang web programmer bisa menggunakan dan memanipulasi Google Maps pada halaman web yang sedang dikembangkannya. Google Maps API family terdiri dari Maps JavaScript API, Maps API for Flash, Google Earth API, Static Maps API dan Web services.
Maps JavaScript
Maps JavaScript API merupakan bagian dari Google Maps API family . Maps JavaScript API memfasilitasi web programmer dalam hal manipulasi dan penambahan konten Google Maps pada sembarang halaman page dengan menggunakan JavaScript. Dengan menggunakan Maps JavaScript API, seorang web programmer bisa menambahkan sebuah peta dari Google Maps, menambahkan obyek pada peta, ataupun menandai satu lokasi tertentu pada peta.
Web Services
Maps web services adalah sekumpulan antarmuka HTTP terhadap layanan Google dalam penyediaan data geografis untuk digunakan di dalam aplikasi peta. Web services ini meliputi Directions API, Distance Matrix API, Elevation API, dan Geocoding API. Direction API menyediakan layanan penghitungan jarak antar lokasi yang ditentukan berdasarkan lokasi asal, lokasi tujuan dan lokasi – lokasi di antaranya yang diinginkan untuk dilewati. Lokasi – lokasi tersebut bisa berupa data alamat ataupun koordinat latitude dan longitude. Penggunaan layanan Direction API ini dibatasi sebanyak 2.500 permintaan per hari dengan satu permintaan maksimal mengandung 8 lokasi antara. Untuk permintaan layanan yang melebihi batasan tersebut, Google menyediakan Google Maps Premier yang memperbolehkan adanya permintaan hingga 100.000 permintaan per hari dengan lokasi antara sebanyak 23 buah. Perbandingan layanan – layanan antara Google Maps Premier dan non-premier bisa dilihat pada Tabel 2.1. Distance Matrix API merupakan layanan yang menyediakan jarak dan waktu suatu perjalanan dalam bentuk matriks titik keberangkatan dan tujuan. Informasi yang dikembalikan dari layanan ini merupakan rute yang direkomendasikan antara titik keberangkatan dan tujuan berdasarkan hasil perhitungan dari Google Maps API termasuk data jarak dan durasi dari masing – masing pasangan titik keberangkatan dan tujuan. Elevation API menyediakan data ketinggian untuk seluruh lokasi di permukaan bumi, termasuk kedalaman suatu lokasi di dasar laut. Permintaan terhadap layanan ini bisa dilakukan untuk sekumpulan data lokasi atau serangkaian titik – titik yang berhubungan sebagai satu jalur. Geocoding API menyediakan layanan pengkonversi data alamat ke dalam data koordinat latitude dan longitude yang selanjutnya bisa dipakai untuk menampilkan data lokasi tersebut ke dalam peta. Readmore…
HTML
HTML adalah bahasa markup yang berisikan sekumpulan markup tag untuk mendeskripsikan halaman – halaman web (W3Schools, n.d.). Markup tag tersebut digunakan oleh web browser untuk menterjemahkan satu halaman web yang diambil dari satu web server. HTML telah diterima sebagai satu bahasa markup standar secara luas dan disimpan dalam format ASCII yang kompatibel di semua sistem operasi.
Markup Tag
Markup tag merupakan kata kunci dari HTML yang dituliskan di dalam tanda ”<” dan ”>” secara berpasangan. Markup tag ini pada umumnya bekerja berpasangan di awal dan akhir teks yang diinginkan untuk diinterpretasi. Contoh dari markup tag ini adalah <b> dan </b> yang digunakan berpasangan mengapit kata, kalimat atau paragraf yang diinginkan untuk diterjemahkan sebagai kata, kalimat atau paragraf dengan huruf tebal pada satu halaman web. Berikut ini adalah contoh pemakaian dari markup tag pada satu halaman web:
<html>
<body>
<h1>My First Heading</h1>
<p>My first paragraph.</p>
</body>
</html>
Analisis fitur dilakukan untuk menjelaskan hasil ekstrasi fitur dalam bentuk baku dan mudah untuk dibandingkan. Jika kita menggunakan sistem koordianat polar (r,θ) untuk mempresentasikan citra dalam doamain frekuensi, perubahan tedensi energi berubah sepanjang r yang menunjukkan intensitas lipatan telapak tangan dan θ akan menunjukkan arah dari lipatan telapak tangan. Sehingga kita dapat menggunakan metode statistik untuk merepresentasikan fitur telapak tangan. Dan nilai X merupakan ukuran citra yang akan digunakan.
Koordinat Right Angle Menjadi Koordinat Polar
Citra telapak tangan dapat diubah dari sistem koordinat right angle menjadi sistem koordinat polar dengan rumus berikut :
Dimana I adalah citra pada sistem koordinat right angle dan I’ adalah citra pada sistem koordinat polar dalam usaha untuk merepresentasikan intensitas lipatan telapak tangan, citra pada domain frekuensi dibagi menjadi bagian-bagian kecil dengan sederetan lingkaran yang memiliki titik pusat yang sama.
Energi yang ada pada area mirip cincin dirumuskan sebagai berikut : Readmore…
Normalisasi Intensitas
Normalisasi intensitas dilakukan pada citra telapak tangan bertujuan untuk mengurangi pengaruh perbedaan kekuatan pencahayaan dan derau saat akuisisi data. Metode normalisasi intensitas yang digunakan, sama dengan metode yang digunakan pada[1], seperti ditunjukkan pada persamaan (2). I dan I’ berturut-turut menyatakan citra asal dan citra hasil, f danr berturut-turut menyatakan rata-rata dan varian citra asal, dan fd dan rd berturut-turut menyatakan rata-rata dan varian yang diharapkan dari citra hasil.
dengan
Alihragam Fourier
Proses alihragam fourier yang digunakan menggunakan proses konvolusi dengan nienggunakan Metode FFT (Fast Fourier Transform). Metode ini dapat melakukan proses konvolusi yang lebih cepat untuk ukuran mask dari citra yang lebih besar. Transformasi FFT merupakan pengembangan dari transformasi DFT (Discrete Fourier Transform). Metode FFT bekerja dengan membagi sinyal menjadi dua buah bagian, satu bagian dengan nilai indeks genap dan satunya lagi dengan nilai indeks ganjil. Berdasarkan hal tadi maka diperlukan ukuran sinyal yang bernilai pangkat dua (power of 2), seperti 64 x 64, 128 x 128, 256 x 256 dan seterusnya. Readmore…