Linux Fun
Saat ini sistem informasi merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen, hal ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi unit – unit dari organisasi dan mengarahkan sub unit–sub unit yang ada untuk mencapai tujuan organisasi (perusahaan).
Dua hal yang menjadi fokus perhatian dalam menjalankan organisasi berdasarkan pengertian diatas yakni koordinasi dan pengarahan, karenanya diperlukan sebuah sistem agar proses koordinasi dan pengarahan dapat berjalan secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai dengan baik.
Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi bagi sistem pengendalian manajemen adalah :
Dengan berbagai manfaat dan kontribusi yang diberikan tersebut, diharapkan setiap perusahaan dapat bertahan dalam arena kompetisi yang semakin ketat.
CBIS atau Computer Base Information System, mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi, meskipun secara teoritis, penerapan sebuah sistem informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya, namun pada prakteknya dengan data dan kebutuhan informasi yang begitu kompleks maka peran teknologi komputer begitu dibutuhkan, peran komputer inilah yang dikenal dengan istilah “computer based” karena digunakan untuk mengolah informasi dalam sebuah sistem maka disebut “Computer Base Information System” atau sistem informasi berbasis computer.
CBIS ini diharapkan dapat menghasilkan informasi yang berkualitas, sehingga tujuan organisasi (user) dapat tercapai secara effisien dan efektif dengan hasil yang maksimal dalam proses yang optimal dan 5 (lima) hal pokok yang merupakan manfaat dari Sistem Informasi dalam pengendalian Manajemen Organisasi, adalah:

- Input adalah bagian yang menerima data dari satu kejadian untuk dipersiapkan untuk menjadi data yang siap diolah, dalam DBMS

- Model adalah bagian yang berfungsi atau bertugas untuk mengolah data dari data yang sudah di-input-kan

- Output adalah bagian yang menyajikan hasil olahan data yang dikirim dari bagian model.

- Database adalah tempat untuk menampung seluruh data baik yang belum diproses, sedang diproses maupun yang sudah diproses.

- Teknologi adalah alat atau perangkat yang berfungsi untuk memasukkan, mengolah, menyajikan, menyimpan dan mengendalikan seluruh aktivitas kerja sistem.

- Kontrol adalah bagian yang bekerja untuk mengendalikan sistem terhadap kesalahan-kesalahan / bencana atau kendala yang tidak diinginkan, bisa berupa kecurangan, ketidakefisienan dan sabotase.

Maksud dari gambar (Komponen Pembentuk SI) adalah :
- Pada saat analist sistem menyusun tentang komponen pada sistem informasi harus mempertimbangkan kemauan user.

- Pada saat analist sistem membuat salah satu komponen sistem informasi maka sudah berpikir langsung pada komponen lainnya (bersifat integrasi) sehingga tidak bisa membuat sistem informasi parsial.
Sebuah sistem yang mempertemukan transaksi-transaksi yang mendukung kegiatan operasional baik yang bersifat manajerial (internal) maupun strategik (eksternal) sehingga dihasilkan laporan-laporan tertentu baik yang dibutuhkan oleh pihak luar maupun pihak dalam.
*) Semua Aktivitas Komponen Sistem Informasi Dikendalikan Oleh User (U)
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna sehingga mempunyai nilai manfaat bagi user untuk membantu atau mendukung pengambilan keputusan, secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut :
Kejadian dapat dilihat dari dua sifat yang dapat berbentuk :
- Bentuk secara fisik dari sebuah kejadian bisa berupa rangkaian kegiatan yang bertindak sebagai subsistem atau sistem.
- Kejadian juga bisa berbentuk non sistem (berdiri sendiri, tidak ada rangkaian kegiatan).
Fakta adalah kejadian nyata atau media untuk membuktikan.

Identifikasi adalah proses pemilahan fakta menjadi sebuah data.

Data adalah fakta yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan dasar informasi.
Unsur–unsur (elemen) yang membentuk terjadinya sebuah sistem dengan karakteristik yang spesifik, sedangkan arti dari karakteristik itu sendiri pada sistem merupakan ciri khas yang dimiliki oleh sebuah sistem untuk dapat mudah dikenali, adapun karakteristik sistem meliputi:
- Subsistem adalah unsur sebuah sistem yang mengandung interaksi, dan didalam sub sistem sendiri juga terjadi interaksi/rangkaian aktivitas yang meliputi: Input, Process, Output, Feed Back dan Objective, yaitu:
- Input adalah tempat untuk menampung kebutuhan – ke butuhan sistem sebagai sebuah energi sistem
- Proses adalah tempat untuk mengolah kebutuhan – kebu tuhan sistem atau energi energi sistem
- Output adalah tempat untuk menghasilkan olahan energi yang masuk ke dalam sistem (sesuai kebutuhan)
- Feed Back adalah umpan balik yang terjadi akibat hasil olahan energi yang belum sesuai dengan harapan
- Objective adalah sasaran yang harus dicapai oleh sebuah subsistem (dengan batasan mendukung tercapainya tujuan “goal” sistem)
- Boundary adalah batas aktivitas dari sebuah sistem yang ditunjukkan oleh nama dari sistem itu sendiri, misal sistem informasi maka batasannya adalah sistem yang menyediakan informasi, sistem pendidikan maka batasannya adalah sistem yang menyelenggarakan pendidikan dsb.

- Interface adalah sarana penghubung antar subsistem yang berinteraksi, bisa berbentuk sistem atau non sistem, seperti kurir, memo, form, telepon, kabel, intercom, dsb., aktivitasnya adalah mengantarkan hasil olahan dari subsistem satu ke subsistem yang dituju (tidak ada proses perubahan yang dilakukan dari yang dibawa sampai tempat yang dituju), artinya apa yang dibawa dari subsistem satu sama dengan apa yang dikirim/diterima dari subsistem yang dituju.

- Environment adalah lingkungan diluar sistem yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap sistem, bisa bersifat mendukung atau merugikan dan bentuknya bisa sistem atau non sistem.

- Goal adalah sesuatu yang ingin diraih sebagai pemenuhan tuntutan berupa need & want (kebutuhan dan keinginan), dimana kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi (wajib) sedangkan keinginan hanya sesuatu yang bersifat optional (tidak wajib) dan sebagai alat ukurnya adalah kepuasan (satisfaction) bagi yang menerimanya.

Sistem tidak lain juga merupakan sebuah obyek yang dapat diamati secara fisik maupun non fisik, obyek fisik adalah komponen–komponen yang membangun obyek secara wujud (tangible) yang dapat ditangkap langsung oleh inderawi manusia, sedangkan obyek non fisik adalah unsur yang bekerja atau beraktivitas didalam komponen-komponen pembangun sistem yang bersifat tak berwujud (intangible), sehingga sistem dapat diamati dalam dua pendekatan, yaitu:
- Pendekatan fisik (physical approach), merupakan rangkaian interaksi dari unsur–unsur yang membentuk sistem untuk mendukung tercapainya sebuah tujuan tertentu.
- Pendekatan non fisik (activity approach), merupakan suatu jaringan kerja dari aktivitas-aktivitas yang saling berinteraksi menyatu dalam sebuah kesatuan untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

Dari 2 (dua) pendekatan diatas maka dapat diambil pengertian bahwa sistem merupakan rangkaian interaksi dari unsur–unsur yang melakukan aktivitas dalam satu kesatuan jaringan kerja dengan sasaran yang diarahkan dalam mencapai sebuah tujuan tertentu, adapun unsur–unsur yang membangun sistem akan menunjukkan karakteristik dari sistem itu sendiri sebagai identitas yang spesifik, sedangkan peran aktivitas dari unsurnya akan menunjukkan fungsi dari sistem itu sendiri.
Sebagai contoh “Sistem Belajar Mengajar (SBM)”, unsur-unsur yang membangun terdiri atas siswa, guru, sarana dan pra sarana, dimana setiap unsur ini melakukan peran aktivitasnya masing–masing dalam satu kesatuan jaringan kerja artinya dikatakan guru kalau ada siswa atau sebaliknya dan baik guru maupun siswa membutuhkan sarana pra sarana berupa papan tulis, kapur, kurikulum dsb., ketemunya peran aktivitas antar unsur membentuk kejadian dan kejadian inilah yang menunjukkan fungsi dari sistem itu sendiri, dalam hal SBM ini kejadiannya adalah Proses Belajar Mengajar (PBM) sehingga sistem ini mempunyai fungsi untuk enyelenggaraan kegiatan belajar mengajar maka diberi nama Sistem Belajar Mengajar.
Sehingga didalam memahami sistem, lebih utama memandang pada aktivitas yang terjadi pada setiap unsurnya dibanding dengan unsur fisiknya sendiri sebab yang difahami bukan personil guru namun peran aktivitas dari guru itu sendiri yakni mengajar dan setelah selesai mengajar/mendidik bukan disebut sebagai guru lagi, kalau dia didalam bis kota maka disebut penumpang dan kalau dia didalam rumah maka dia disebut sebagai ibu rumah tangga atau kepala keluarga, maka bisa jadi unsur fisik sama namun peran aktivitas berbeda, secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut:
Computer Based Information System (CBIS) merupakan obyek yang dibangun atau yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan user didalam menjalankan organisasi berupa informasi dan CBIS adalah sebuah sistem pengolah data untuk menghasilkan informasi yang berkualitas dan dipergunakan sebagai alat pembantu dalam pengambilan keputusan untuk memecahkan 3P (Problem, Peluang atau Perintah) adapun Informasi yang berkualitas adalah informasi yang proporsional dan professional artinya memadai dan bertanggung jawab didalam memberikan solusi.
Kunci dari CBIS ini adalah sistem komputer (CS), dan sistem informasi (IS) dan yang memanfaatkan CBIS ini adalah user yang bertindak sebagai sistem manajemen (MS), sehingga istilah – istilah yang terkait dalam CBIS antara lain:
Sistem Komputer (Computer System), meliputi:
- Hardware, perangkat keras komputer yang langsung dapat ditangkap oleh inderawi manusia, seperti CPU, Monitor, Printer dsb. Perangkat ini utamanya meliputi perangkat untuk pemasukan (Input Device), unit pengolahan (Processor Unit) dan untuk penyajian (Output Device) serta perangkat-perangkat pendukung lainnya untuk penyimpanan (Disk), pengendalian (Controller), komunikasi dsb.
- Software, perangkat lunak komputer yang secara langsung tidak dapat ditangkap oleh inderawi manusia berupa sinyal-sinyal elektronik, bertugas untuk menghubungkan antara hardware dengan brainware agar dapat terjadi komunikasi. Perangkat ini berbentuk program atau data yang tersimpan dalam sebuah memori, berupa bahasa pemrograman, paket aplikasi, system operasi dsb.
- Brainware, perangkat manusia yang menggunakan atau menjalankan komputer untuk memenuhi kebutuhan terhadap informasi dalam menyelesaikan masalah. Perangkat ini meliputi operator, programmer, analyst, installer, communication specialist dsb.

Sistem Informasi (Information System), meliputi:
- Input, aktivitas yang menyangkut pemasukan (meliputi capture dan entry) terhadap data yang siap untuk digunakan dalam SI. Input ini berupa energi yang ditangkap dan diterima dengan menggunakan Hardware, Software dan Brainware tertentu sesuai dengan bentuk energi yang dimasukkan, energi ini adalah data yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa dalam sebuah database system.
- Model, aktivitas untuk membentuk atau mengolah data yang telah dimasukan melalui proses logical, mathematical maupun algorithma. Model ini berupa pengolahan data dengan menggunakan Hardware, Software dan Brainware tertentu berdasarkan bentuk model yang diharapkan, dan model ini merupakan pengolahan yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa dalam sebuah pemrograman atau aplikasi yang ada.
- Output, aktivitas yang menyangkut penyajian terhadap hasil olahan energi yang telah dimodel sedemikian rupa sesuai yang diharapkan, bentuknya sering dikenal dengan istilah Informasi. Output ini berupa energi baru yang dihasilkan dengan menggunakan Hardware, Software dan Brainware tertentu sesuai dengan bentuk energi baru yang diinginkan, energi baru ini ada yang dapat dimanfaatkan dan ada yang terbuang, sedangkan yang dapat dimanfaatkan berupa report (laporan) yang diatur sedemikian rupa dalam sebuah file system (archieval system)
- Database, aktivitas yang mengatur, mengkoordiniri dan memenej data – data yang akan diolah, sedang diolah maupun yang sudah diolah, baik yang langsung dapat dimanfaatkan atau yang masih belum bisa dimanfaatkan Database ini ditata dengan hardware, software dan brainware tertentu sehingga dihasilkan teknologi database berupa hierarchical, Network, Relationship, Object Oriented, Multimedia, web serta data warehouse. Disamping itu juga dihasilkan arsitektur database berupa personal database, central database (sentralisir) dan distribution database (desentralisir)
- Technology, aktivitas yang membantu didalam rekayasa memasukkan, mengolah, menyajikan, menyimpan dan mengendalikan seluruh pengolahan data dalam sistem informasi
- Kontrol, aktivitas untuk mengendalikan seluruh proses yang berlangsung terhadap kesalahan, kendala, bencana (pengrusakan, pencurian, virus) dsb, baik pengendalian totalitas (organisasi, dokumen, perangkat, keamanan fisik dan data serta komunikasi) maupun pengendalian spesifik (masukan, pengolahan dan keluaran).

Sistem Manajemen (Management System), meliputi:
- Functional Management, personal yang terlibat dalam fungsi–fungsi manajemen seperti Pemasaran, Produksi, Keuangan dan SDM yang dikenal sebagai 4 (empat) pilar perusahaan
- Level Management, personal yang terlibat dalam tingkatan manajemen untuk pengambilan keputusan yang terdiri atas Top level yang bertugas dalam perencanaan strategi, Middle level yang bertugas dalam pengendalian manajemen dan Low level yang bertugas dalam operasional manajemen

SOLVENCY (SOLVABILITAS)
Kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek
Current Ratio = Total Aset Lancar/Total Utang Lancar
Quick Ratio = Quick Assets/Total Utang Lancar
ACTIVITY (AKTIVITA)
Kemampuan perusahaan untuk mengendalikan investasinya di aset
Asset Turnover
Total Pendapatan Operasi/Total (Rata2) Aset
Rata-rata Aset = (Aset Awal + Aset Akhir)/2
Receivable Turnover
Total Pendapatan Operasi/Total Piutang (Rata2 Piutang)
Rata-rata Piutang = (Piutang Awal + Piutang Akhir)/2
Inventory Turnover
Harga Pokok Penjualan/Total Persediaan (Rata2 Persediaan)
Rata-rata Persediaan = (Persediaan Awal + Persediaan Akhir)/2
FINANCIAL LEVERAGE (LEVERAGE KEUANGAN)
Sejauh mana perusahaan mengandalkan pendanaan utang
Debt Ratio = Total Utang/Total Aset
Debt Equity Ratio = Total Utang/Total Ekuitas (Modal)
Equity Multiplier = Total Aset/Total Ekuitas (Modal)
Interest Coverage = Laba Sebelum Bunga dan Pajak/Biaya Bunga
PROFITABILITY (PROFITABILITAS)
Sejauh mana perusahaan mampu menghasilkan laba
Net Profit Margin = Laba Bersih/Total Pendapatan Operasi
Gross Profit Margin = Laba Sebelum Bunga dan Pajak/Total Pendapatan Operasi
Net Return on Asset = Laba Bersih/Total (Rata2) Aset
Gross Return on Asset = Laba Sebelum Bunga dan Pajak/Total (Rata2) Aset
Return on Equity = Laba Bersih/Modal (Ekuitas)
Payout Ratio = Dividen Tunai/Laba Bersih
Retention Ratio = Laba Ditahan/Laba Bersih
Sustainable Growth Rate = Return on Equity x Retention Ratio
Surat berharga yang lazim di bursa ada dua, yaitu:
- Obligasi (bond).
- Saham (stock/share).
OBLIGASI
Perusahaan menjual obligasi. Obligasi semacam surat pengakuan berutang. Obligasi sering disebut surat utang. Mengapa perusahaan mengeluarkan (emisi) obligasi? Karena perusahaan membutuhkan uang (dana). Karakteristik obligasi:
- Nilai nominal. Nilai yang tertulis di sertifikat obligasinya. Misalnya Rp1.000 per lembar.
- Nilai pasar. Nilai yang terjadi di pasar (sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran). Misalnya Rp1.050 per lembar atau Rp975 per lembar.
- Tingkat bunga atau sering disebut kupon. Misalnya 10%.
- Jangka waktu. Namanya obligasi berarti jangka panjang. Dalam keuangan, yang disebut jangka panjang adalah lebih dari setahun. Misalnya 4 tahun.
- Premium dan diskonto. Premium adalah selisih lebih harga pasar di atas nilai nominal. Apabila harga pasar Rp1.050 dan nilai nominal Rp1.000, maka premium Rp50. Diskonto adalah selisih kurang harga pasar di bawah nilai nominal. Apabila harga pasar Rp975 dan nilai nominal Rp1.000, maka diskonto Rp25.
SAHAM
Perusahaan menjual kepemilikannya dalam bentuk saham untuk mendapatkan uang. Karakteristik saham:
- Nilai nominal. Nilai yang tertulis di sertifikat saham. Misalnya Rp500. Di Indonesia, lazim nilai nominal saham per lembar adalah Rp1.000 atau Rp500.
- Nilai pasar. Nilai yang terjadi di pasar sesuai dengan permintaan dan penawaran yang terjadi. Misalnya Rp480 atau Rp530.
- Saham tidak memiliki tingkat bunga.
- Saham tidak memiliki jangka waktu jatuh tempo.
- Agio dan disagio. Agio adalah selisih lebih harga pasar di atas nilai nominal. Apabila harga pasar Rp530 dan nilai nominal Rp500, maka agio saham adalah Rp30. Diasgio adalah selisih kurang harga pasar di bawah nilai nominal. Apabila harga pasar Rp480 dan nilai nominal Rp500, maka disagio Rp20.
- Jenis saham: saham biasa dan saham preferen. Saham biasa memiliki hak suara tetapi tidak mesti memperoleh dividen. Saham preferen tidak memiliki hak suara tetapi mesti memperoleh dividen. Dividen adalah pembagian laba yang diberikan oleh perusahaan kepada pemegang saham.












