Manfaat basisdata bagi pemakai bukan pada sistem basisdatanya melainkan pada isinya, serta hasil-hasil dari query yang dihasilkan oleh program. Apabila selama dalam proses penerapan sistem ada perubahan basisdata, maka perubahan dan ujicoba dilakukan pada basisdata cadangan, agar tidak mengganggu sistem yang berjalan. Manajemen …
Baca Selengkapnya » tentang Manajemen Aktivitas DataKategori: Basis Data
Sebagai sarana untuk meyakinkan bahwa nilai-nilai data dalam sistem basis data selalu benar, konsisten, selalu tersedia. Dapat dilakukan dengan cara: Pastikan bahwa nilai-nilai data adalah benar sejak dimasukkan pertama kali Membuat program untuk mengecek keabsahan data pada saat dimasukkan ke komputer Penolakan / pembatalan aks…
Baca Selengkapnya » tentang Pemeliharaan Integritas Basis Data dalam AplikasiPerformansi / kecepatan operasi ke basis data ditentukan oleh: DBMS yang digunakan Arsitektur perangkat keras yang menjadi platform Jumlah pemakai yang terlibat Volume data Tingkat kompleksitas operasi basis data Cara penulisan aplikasi Hal-hal yang perlu dipertimbangkan pada saat melaksanakan program Memanfaatkan Indeks Primer …
Baca Selengkapnya » tentang Pertimbangan Performansi dalam AplikasiPertimbangan dalam menentukan perangkat lunak pembangun aplikasi basis data, antara lain: Kecocokan Antara DBMS dan Development Tools Perangkat lunak yang dipilih harus dapat menjamin tersedianya fasilitas yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan DBMS secara penuh. Contoh: DBMS Development tools MS-SQL server MS Visual Bas…
Baca Selengkapnya » tentang Pemilihan Perangkat Lunak Pembangun Aplikasi Basis DataYang menjadi pertimbangan dalam memilih arsitektur sistem: Keunggulan teknologi Faktor biaya Sesuai dengan kebutuhan pemakai Jenis-jenis Arsitektur Sistem Sistem tunggal (Standalone) DBMS, basis data, dan aplikasi basis data ditempatkan pada komputer yang sama. Hanya bisa dipakai oleh satu pemakai pada saat yang bersamaan Sistem…
Baca Selengkapnya » tentang Pemilihan Arsitektur SistemAplikasi basis data disusun untuk menjembatani perbedaan pandangan antara end-user dan naïve user, yang dibuat khusus untuk dapat digunakan oleh para pemakai akhir (end-user). Aplikasi ini berisi sejumlah operasi (menu) yang sesuai dengan aktifitas nyata yang dilakukan oleh end-user. Selanjutnya operasi ini akan diterjemahkan ol…
Baca Selengkapnya » tentang Hubungan Antara DBMS dan Aplikasi Basis DataLangkah-langkah Mendesain Basis Data untuk SIM Menetapkan disain / model SIM yang digambarkan dalam diagram arus data (DAD) Menentukan kebutuhan file basis data Menentukan parameter dari file basis data, meliputi: Tipe file: file induk, file transaksi, dll. Media file: harddisk, disket, dll Organisasi file: file tradisional (fil…
Baca Selengkapnya » tentang Mendesain Basis Data dan Metode Pengembangan Basis DataProses Pengembangan Basis Data Secara garis besar, proses pengembangan basis data adalah: Penentuan Tujuan Tujuan ditetapkan berdasar parameter pemakai dan data. Pemakai menentukan tujuan dari aplikasi yang akan dipakai. Sedangkan data menentukan bagaimana tujuan tersebut dapat dicapai. Tujuan dinyatakan tanpa adanya kekangan, m…
Baca Selengkapnya » tentang Proses dan Langkah-langkah Pengembangan Basis DataPengembangan basis data selalu membutuhkan kerjasama dari beberapa orang dengan keahlian yang berbeda-beda. Proses ini melibatkan pemakai, analis data, ahli komputer, database administrator, serta wakil dari pihak manajemen yang akan memakai sistem. Tujuan Pengembangan Sistem Basis Data Akses data yang fleksibel (data flexibilit…
Baca Selengkapnya » tentang Pengembangan Basis DataAda 7 pilihan struktur penyimpanan dasar yang dapat diterapkan pada suatu tabel (bergantung pada DBMS yang dipakai) yaitu: Pile, Heap, hash, Sekuensial Berindeks, File berindeks, Multiring. Heap Merupakan struktur penyimpanan yang paling sederhana dan paling hemat dalam kebutuhan ruang penyimpanan Setiap baris data disusun berda…
Baca Selengkapnya » tentang Struktur Penyimpanan Tabel