Peringatan Umum
- Baterai mengeluarkan gas-gas yang gampang meledak, jauhkan dari api dan sediakan ventilasi yang cukup ketika mengisi baterai.
- Hindari kulit atau mata kontak dengan cairan elektrolit baterai karena dapat menyebabkan luka bakar.
- Selalu matikan kunci kontak sebelum memutuskan hubungan antar komponen listrik.
- Baterai dapat rusak jika diisi kelebihan atau kurang, apalagi dibiarkan tidak diisi dalam jangka waktu yang lama.
- Isilah baterai setiap dua minggu sekali untuk mencegah pembentukan sulfat, karena tegangan (voltage) baterai akan berkurang sendiri pada saat sepeda motor tidak digukan
Perletakan Kabel-Kabel
- Kabel listrik atau kabel lain yang longgar dapat menjadi sumber kerusakan. Periksalah kembali setelah melakukan pemasangan untuk memastikan kabel sudah terpasang dengan baik.
- Pasang kabel pada rangka dengan menggunakan gelang pemasangan pada tempat yang ditentukan. Kencangkan gelang sedemikian rupa sehingga hanya bagian-bagian yang berisolasi yang menyentuh kabel.
- Tempatkan susunan kabel listrik sedemikian rupa sehingga tidak menyentuh ujung atau sudut-sudut yang tajam.
- Jangan gunakan kabel listrik dengan isolasi yang rusak. Perbaiki terlebih dahulu dengan membalutnya dengan pita isolasi atau ganti dengan yang baru.
- Jauhkan susunan kabel-kabel listrik dari bagian yang panas, seperti knalpot.
- Jepit (clamp) susunan kabel sedemikian rupa sehingga tidak terlalu terjepit atau longgar.
- Setelah pemasangan, periksa bahwa susunan kabel listrik tidak terpuntir atau tertekuk.
- Jangan menekuk atau memuntir kabel pengontrol (misalnya kabel gas) karena dapat menyebabkan kabel pengontrol tidak dapat bekerja dengan lancar dan mungkin macet atau tersangkut.
- Susunan kabel yang dipasang sepanjang stang kemudi tidak boleh ditarik kencang, atau dipsang terlalu longgar, terjepit/tertekuk atau terganggu oleh bagian-bagian disekitarnya pada semua posisi kemudi.
- Tempatkan kabel-kabel pada jalurnya dengan tepat. Gambargambar berikut ini adalah contohpenempatan kabel-kabel pada jalur kabel yang ada pada salah satu merek sepeda motor.
Sambungan (Konektor)
- Bila memasang sambungan, tekanlah sampai terdengar bunyi “klik”.
- Periksa sambungan dari kerenggangan, keretakan, kerusakan pembungkusnya, karat, kotoran dan uap air.
Sekering (Fuse)
- Jangan pergunakan sekering yang kemampuannya berbeda.
- Jangan mengganti sekering dengan kawat atau sekering yang imitasi (tiruan).
- Jika sekering putus, jangan langsung menggantinya, tapi periksa dulu penyebabnya.
Menggunakan Multi meter
- Pastikan posisi skala pengukuran sesuai dengan komponen yang akan diukur. Gunakan posisi skala pengukuran; a) tahananuntuk mengukur tahanan, b) tegangan DC untuk mengukur tegangan DC (arus searah), c) tegangan ACuntuk mengukur tegangan AC (rus bolak-balik). Mengkur dengan posisi skala pengukuran yang salah dapat merusak multi meter.
- Pastikan kabel-kabel tester positif (+) dan negatif (-) tepat pada posisinya. Bila penempatan salah dapat merusak multi meter.
- Bila tegangan dan besarnya arus belum diketahui, mulailah skala pengukuran dengan skala tertinggi.
- Jika melakukan pengukuran tahanan dengan multi meter analog (multi meter biasa yang menggunakan jarum penunjuk bukanmulti meter digital), lakukan kalibrasi(penyetelan ke 0 Ÿ) sebelum melakukan pengukuran tahanan dan setelah mengganti posisi skala pengukuran tahanan.
- Posisikan saklar pemilih ke posisi OFF setelah selesai menggunakan multi meter.